AGENDA PESANTREN KILAT SPENSABA MENGISI BULAN SUCI DENGAN KEGIATAN BERKAH

Baturetno – Momen akhir bulan Ramadhan tahun ini menjadi lebih spesial bagi seluruh warga SMP Negeri 1 Baturetno dengan pelaksanaan Pesantren Kilat SPENSABA,  hari pertama dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2026. Acara yang dihadiri oleh ratusan siswa dari kelas 7, 8, dan 9 ini menjadi wadah berharga untuk memperdalam pemahaman agama, merangkum amalan yang telah dilakukan, serta mempersiapkan diri menyambut hari raya Idul Fitri dengan hati yang penuh berkah.

Kegiatan langsung dimulai tepat pada pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah. Dalam upaya menghormati prinsip kebersihan dan tata krama beribadah, pihak sekolah mengatur lokasi ibadah secara terpisah: siswa putra melaksanakan ibadahnya di Masjid Sekolah yang terletak di dalam sekolah SMP N 1 Baturetno, sementara siswa putri berkumpul di Masjid AL-ATIWI yang berada di kawasan dekat sekolah. Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti kedua lokasi, dengan setiap peserta menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh kesadaran akan keberkahan yang ada di akhir bulan Ramadhan.

Setelah menyelesaikan Shalat Duha dengan khidmat, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi tauziah yang disampaikan oleh beberapa guru pengajar unggulan di SMPN 1 Baturetno. Untuk memastikan materi dapat disampaikan dan diserap dengan maksimal sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan setiap kelompok, penyelenggara mengatur pembagian lokasi penyampaian tauziah sebagai berikut:

       

– Siswi dari kelas 7, 8, dan 9 mengikuti sesi tauziah di Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AL-ATIWI, di mana suasana yang lebih dekat dengan lingkungan belajar agama membuat mereka lebih fokus dalam menyimak materi.

       

– Siswa putra kelas 7 dan 8 mendapatkan penyampaian materi tauziah langsung di Masjid Sekolah, memanfaatkan ruang yang luas dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung agar penyampaian materi berjalan lancar.

   

– Siswa putra kelas 9 mengikuti kegiatan di Ruang Kesenian sekolah, yang disiapkan dengan tata letak khusus untuk memfasilitasi interaksi serta diskusi antar peserta sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih mendalam.

Materi tauziah yang disampaikan dalam kesempatan ini sangat relevan dengan konteks akhir bulan Ramadhan, mencakup poin-poin penting seperti cara menyempurnakan ibadah puasa menjelang akhir bulan, pentingnya menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an serta memahami makna setiap ayat yang dibaca, pemahaman tentang hikmah di balik ibadah tarawih dan witir, serta nilai-nilai utama seperti kasih sayang, pengampunan, dan tolong menolong yang harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat menjelang hari raya. Para guru juga memberikan panduan praktis tentang tata cara memberikan dan menerima maaf, serta bagaimana merencanakan langkah-langkah konkret untuk terus menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari bahkan setelah bulan Ramadhan berlalu.

Bapak Kepala Sekolah, Cundoko, S.Pd., M.Pd., yang turut mengikuti dan mengawasi pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan, menyampaikan apresiasi yang hangat dan mendalam kepada seluruh peserta serta tim penyelenggara yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyukseskan acara ini.

Beliau menyampaikan bahwa semangat yang ditunjukkan oleh setiap siswa dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan menjadi bukti bahwa mereka benar-benar memahami esensi dari bulan Ramadhan bukan hanya terletak pada rangkaian acara yang meriah, tetapi pada bagaimana mereka dapat mengambil hikmah dan mengubah diri menjadi lebih baik. “Kita berharap bahwa apa yang telah dipelajari dan dirasakan dalam kegiatan Pesantren Ramadhan SPENSABA ini akan menjadi bekal berharga bagi teman-teman siswa di masa depan. Semoga kita semua dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, iman yang kuat, serta selalu siap untuk memberikan kontribusi positif bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tutup Bapak Cundoko dengan harapan yang tinggi.

 

  • SM