0%
Terkini
Update: Foto galeri kegiatan Class Meeting terbaru sudah tersedia.        Ayo kirimkan naskah tulisanmu ke tim redaksi Eksis sekarang juga!        Selamat datang di E-Magazine Majalah Eksis — Portal Kreativitas Siswa.        🔥 TERBARU: Say Goodbye & Selamat Bertugas: Dewan Penggalang “Bimasakti Prasaba” SMPN 1 Baturetno Periode 2026/2027        🔥 TERBARU: Pelantikan Pengurus Osis SMP Negeri 1 Baturetno Masa Bakti 2026–2027: Langkah Baru Pengabdian Dan Kepemimpinan Remaja        🔥 TERBARU: Tiga Siswa SMP Negeri 1 Baturetno Raih Predikat Terbaik dalam Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang Kwaran Baturetno        Update: Foto galeri kegiatan Class Meeting terbaru sudah tersedia.        Ayo kirimkan naskah tulisanmu ke tim redaksi Eksis sekarang juga!        Selamat datang di E-Magazine Majalah Eksis — Portal Kreativitas Siswa.        🔥 TERBARU: Say Goodbye & Selamat Bertugas: Dewan Penggalang “Bimasakti Prasaba” SMPN 1 Baturetno Periode 2026/2027        🔥 TERBARU: Pelantikan Pengurus Osis SMP Negeri 1 Baturetno Masa Bakti 2026–2027: Langkah Baru Pengabdian Dan Kepemimpinan Remaja        🔥 TERBARU: Tiga Siswa SMP Negeri 1 Baturetno Raih Predikat Terbaik dalam Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang Kwaran Baturetno       
--:--:--

Atlet SMP Negeri 1 Baturetno Juara 1 Panahan Wonogiri, Namun Gagal ke Provinsi karena Lupa Daftar

01 Mei 2021 Redaksi Eksis 11 Dilihat
Teks:

Wonogiri – Atlet muda dari SMP Negeri 1 Baturetno, Rayhan Raffa Harya Wicaksono, berhasil meraih Juara 1 Panahan tingkat Kabupaten Wonogiri. Prestasi ini menunjukkan kerja keras dan bakatnya di cabang olahraga panahan.

Namun, kebahagiaan berbuah kekecewaan. Rayhan gagal melaju ke tingkat provinsi karena pihak staf Disporapar Wonogiri lupa mendaftarkan para atlet dalam kontingen resmi. Akibatnya, mereka tidak tercatat sebagai peserta resmi dalam ajang Popda Jateng 2024 — sehingga hanya bisa berstatus “penggembira.”

Menurut kabar, dari delapan cabang olahraga yang seharusnya diikuti Wonogiri — termasuk panahan — semua atlet gagal tampil karena kesalahan administratif. Seorang pejabat bahkan mengaku:

“Pengakuan lupa (telat mendaftarkan atlet). Saya tidak bisa menerima alasan itu. Berarti ada fungsi kontrol yang tidak berjalan baik.”

Pihak sekolah dan banyak orang mendukung Rayhan, menyayangkan kelalaian yang membuatnya kehilangan kesempatan menunjukkan kemampuan di tingkat lebih tinggi. Meskipun begitu, prestasi Rayhan sebagai juara kabupaten tetap menjadi kebanggaan bagi sekolah dan warga Wonogiri.

(ryhn)

Berikan apresiasimu!

Belum ada tanggapan

Jadilah yang pertama untuk memberikan apresiasi atau masukan!

Tulis Tanggapan Anda

Komentar akan ditinjau secara moderasi